Articles by "smartphone"

Showing posts with label smartphone. Show all posts


Berikut Merupakan Efek Buruk Cahaya Ponsel bagi Mata

Terpapar dengan cahaya dari  layar smartphone dan tablet pada malam hari ternyata bisa berdampak buruk pada otak dan tubuh manusia.

Menurut studi dari Harvard Health Publications, ternyata tubuh manusia juga memiliki siklus natural untuk tetap terjaga pada siang hari dan terlelap pada malam hari. Tapi, ketika dipapar oleh cahaya dari layar smartphone di malam hari, siklus natural itu pelan-pelan akan rusak dan akan berdampak ke banyak hal. Pasalnya, paparan dari cahaya itu membuat otak kalian akan kebingungan apakah ini waktunya untuk tidur atau untuk terbangun.

Apalagi paparan dari cahaya smartphone itu akan menarik perhatian para pengguna untuk terus menerus melihat konten-konten yang ada di dalamnya seperti salah satunya linimasa media sosial, video, obrolan yang ada di aplikasi chatting, dll. Alhasil, otak pun akan berhenti memproduksi melatonin, yaitu sebuah hormon yang akan merangsang tubuh untuk tidur. Jika produksi melatonin ini akan terganggu, maka siklus tidur akan terganggu sama seperti ketika kita mengalami penat pada saat terbang alias jet lag.

Berikut ini ada beberapa dampak yang negatif dari paparan cahaya dari layar smartphone pada malam hari untuk kesehatan kalian, sebagaimana dilaporkan oleh Business Insider

1.     Pertama, paparan cahaya dari layar smartphone akan dapat mengurangi tingkat kedipan mata yang akan berimplikasi pada ketegangan mata, terjadi iritasi mata, kekeringan pada mata, dan sampai juga bisa menyebabkan mata menjadi kabur.

2.     Kedua, jika kita kekurangan hormon dari melatonin akan membuat kalian akan susah tidur sehingga siklus istirahat otak kalian pun akan terganggu. Jika sudah begitu, ingatan atau memori kalian bisa perlahan-lahan akan menjadi payah.

3.     Ketiga, siklus tidur kalian yang akan terganggu dan dapat mengacaukan kerja dari hormon-hormon lain yang ada di dalam tubuh, salah satunya yaitu hormon pengontrol lapar. Alhasil, kalian bisa menajdi lapar terus-menerus dan dapat berisiko pada obesitas.

4.     Keempat, untuk jangka yang panjang, dengan kekurangan hormon melatonin kalian akan mengarah ke sulitnya untuk pengembangan neurotoxin sehingga otak akan sulit berkembang. Salah satu dampak yang paling tragis sekali adalah tekrna penyakit kelupaan yaitu alzheimer.  

5.     Kelima, masih akibat dari kurang tidur, kalian akan lebih sulit untuk belajar. Karena ottak akan bekerja lebih lambat untuk menangkap dan memahami hal-hal yang baru.

6.     Keenam, tingkat hormon melatonin yang kurang di dalam tubuh akan berpotensi mendatangkan gangguan psikologis seperti salah satu nya seperti kalian akan mudah terserang depresi.

7.     Ketujuh, menurut penelitian, jika kalian sedang berkonsentrasi pada suatu hal, ada baiknya jauhkan diri dari paparan layar smartphone. Karena  si kecil "cabai rawit" itu bisa mereduksi kapasitas kognitif dan kemampuan untuk fokus kalian. Cahaya pada smartphone di malam hari.




Vivo Indonesia secara resmi memperkenalkan seri produk terbarunya, Vivo S1 (16/7/2019), di Hotel The Westin Jakarta.
Vivo S1, seri perdana dari seri S ini mengusung tagline "Unlock Your Style" yang mewakili target konsumen yaitu anak muda.

Fitur andalan Vivo S1 sendiri meliputi Screen Touch ID, Super Amoled Ultra All Screen, 32MP AI Selfie Camera, AI Triple Camera, dan desain stylish.
Baca Juga: 5 Keunggulan Vivo S1 Yang Akan Meluncur Di Indonesia Pada 16 Juli
Dari sisi desain, Vivo S1 hadir dengan layar Super Amoled Ultra All Screen berukuran 6,38 inci FHD+, aspek rasio 19,5:9 dan rasio layar ke bodi sebesar 90%.

Layar Vivo S1 juga telah dilengkapi dengan fitur Screen Touch ID, yang memberikan kemudahan autentikasi pengguna, namun juga semakin atraktif dengan visualisasi terbaru.
Selain itu, Vivo S1 sudah memiliki pemindai sidik jari di dalam layar.
Pada sisi belakangnya, Vivo menggunakan teknik pelapisan Nano-ion untuk menghasilkan gradasi warna yang stylish.
Vivo S1 hadir dalam dua pilihan warna, yaitu Cosmic Green dan Skyline Blue.

Untuk kebutuhan fotografi, Vivo S1 membawa tiga kamera belakang dan kamera utamanya akan didukung oleh sensor Sony IMX499.
Untuk mendapatkan hasil foto yang lebih akurat dengan presisi yang sempurna, Vivo S1 memiliki fitur AI Portrait Framing.

Selain itu, Vivo S1 juga akan memiliki AI Super Wide-Angle untuk dapat memperluas sudut pandang pengambilan gambar hingga 120 derajat.
Sedangkan, kamera depannya beresolusi 32MP Ultra HD yang akan memberikan hasil foto dengan tingkat ketajaman dan kejernihan yang tinggi.
Kamera depannya juga didukung beberapa mode, seperti AI Face Beauty, AI Selfie Lighting, AR Stickers, AI Filter, dan fitur lainnya untuk pengalaman swafoto yang kekinian.

Untuk dapur pacunya, ponsel ini menggunakan chipset Mediatek 6768, ditunjang dengan RAM 4GB dan ROM 128GB.
Vivo S1 sendiri membawa sistem operasi Funtouch 9 terbaru yang berbagi Android Pie.
Bukan hanya itu, ponsel ini dilengkapi fitur-fitur lain seperti Smart Button dan AI Jovi.
Untuk menunjang pengalaman gaming yang maksimal, Vivo S1 juga menghadirkan fitur Ultra Game Mode dengan Multi-Turbo dan Competition Mode.


Harga Vivo S1 di Indonesia di banderol seharga Rp. 3.599.000
Ponsel ini juga telah bisa di pesan secara pre-order mulai 16 Juli hingga 22 Juli 2018, di official online store Vivo di Shopee, maupun di gerai resmi Vivo dan retail partner.
Konsumen yang pre-order ponsel ini akan mendapatkan special giftbox senilai 500 ribu rupiah, paket bundling Telkomsel/XL, selama persediaan masih ada. (*)

Cek IMEI Ponsel BM atau Resmi di Situs Kemenperin

Beberapa pekan terakhir, situs pengecekan nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) yang disediakan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tak bisa dikunjungi, karena sedang dilakukan perbaikan. Sekarang masyarakat sudah bisa mengakses lagi, untuk memastikan sebuah ponsel ilegal atau resmi.

"Sudah (bisa diakses lagi)," kata Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin Janu Suryanto kepada detikINET, baru-baru ini.

Database IMEI Kemenperin memkai sistem identifikasi ponsel ilegal Device Identification, Registration, and Blocking System (DIRBS), sistem open source pemberian Qualcomm. Adapun pemerintah menerjemahkan DIRBS ini jadi Sistem Informasi Basis Data IMEI Nasional (SIBINA), meski pelabelan ini bisa saja berubah. 

Baca juga: Oppo K3 Dirilis Hari Ini, Berikut Kelebihannya

Bila kalian sudah menemukan nomor IMEI ponsel, bisa langsung kunjungi situs Kemenperin ini. Di sana akan tampak status ponsel kalian, apakah sudah terdaftar atau belum, tentunya itu diketahui setelah kalian memasukkan nomor IMEI-nya.

Seluk Beluk Cek IMEI Ponsel BM atau Resmi di Situs KemenperinFoto: Screenshot

Pemerintah berencana memerangi ponsel Black Market. Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (RPM) tentang Pembatasan layanan telekomunikasi bergerak seluler pada alat dan/atau perangkat telekomunikasi, bahkan mulai masuk dalam tahap konsultasi publik.

RPM ini nanti jadi acuan pemerintah menonaktifkan jaringan ponsel BM setelah koordinasi dengan operator. Bagaimana dengan masyarakat yang sudah terlanjur beli ponsel ilegal? Ismail selaku Dirjen SDPPI Kominfo memastikan regulasi IMEI dibuat dengan fokus masa mendatang. Artinya, setelah aturannya berlaku yang mungkin tak lama lagi.

"Seluruh ponsel yang sudah beredar, baik yang sudah digunakan maupun di toko-toko, itu tidak terpengaruh karena aturan ini berlakunya ke depan, bukan berlaku ke belakang," pungkasnya. 


Oppo K3 Dirilis Hari Ini, Berikut Kelebihannya

Oppo akan merilis perangkat baru hari ini, Rabu (7/8/2019). Berbeda dari sebelumnya, perangkat yang bernama Oppo K3 ini akan dijual secara online.

Demikian diungkap PR Manajer Oppo Indonesia, Aryo Meidianto. Selain itu dia mengatakan Indonesia menjadi empat negara yang diizinkan untuk memasarkan ponsel tersebut.

"Pertama di China, lalu India, ketiga antara Thailand atau Filipina, keempat Indonesia," ujarnya belum lama ini.

Adapun alasan kenapa Indonesia terpilih memasarkan Oppo K3 tidak terlepas dari penjualan F11 edisi online. Meski tidak disebutkan jumlahnya, ponsel tersebut diklaim penjualan online cukup tinggi.

"Nantinya kami akan menjual Oppo K3 secara flash sale di 8 Agustus di Lazada jam 12.40 WIB," kata Aryo.

Pria berkacamata ini turut menyebutkan sejumlah keunggulan yang ditawarkan Oppo K3. Disebutkannya ponsel ini mengunggulkan sektor layar.

Keunggulan Oppo K3 yang Dirilis Hari IniFoto: Adi Fida Rahman/detikINET
Menawarkan Panoramic OLED, ponsel ini punya layar penuh tanpa notch. Sehingga cocok untuk menikmati konten multimedia.

Makin maksimal, Oppo K3 punya dua speaker yang berfitur Dolby Atmos. Serta ada Touch Boost untuk meningkatkan respon sentuhan saat bermain game.

"Jadi K3 ini cocok untuk anak muda yang peduli dengan great value pada sebuah smartphone dan juga peduli dengan spesifikasi tinggi dengan harga yang sesuai dengan budget mereka," ujarnya.


"Sebagai bocoran Oppo K3 ini akan kami jual di angka Rp 3 jutaan. Berapanya nanti diumumkan saat peluncuran," pungkas Aryo.

Mengacu pada data GSM Arena, berikut spesifikasi lengkap Oppo K3
Layar: AMOLED 6,5 inch
Resolusi: 1080 x 2340 pixl
Rasio: 19,5:9
Pelindung Layar: Gorilla Glass 5
Chipset: Snapdragon 710 (10nm)
GPU: Adreno 616
RAM: 6/8GB
ROM:64/128/256 GB
MicroSD: No
Kamera Depan: Pop-up 16 MP, f/2.0
Kamera Belakang: 16 MP (f/1,7) + 2 MP (depth sensor f/2.4)
Jack Audio: Yes
Koneksi: WiFi, Bluetooth 5.0, 4G, FM Radio, USB Type C
Fingerprint: On Display
Baterai: 3.765 mAh with VOOC 3.0
Color: Black dan Morning White
Dimesi: 161.2 x 76 x 9.4 mm
Berat: 191

Cara Cek Quick Charge Pada Smartphone

Quick Charge adalah fitur yang dapat meningkatkan kecepatan pengisian daya baterai. Teknologi ini berasal dari perusahaan Qualcomm, yang menjadikannya sebagai fitur unggulan pada chipset Snapdragon. Teknologi Quick Charge cukup diincar oleh para pengguna smartphone sebab dapat mempersingkat pengisian daya dibandingkan dengan pengisian daya biasa lewat kabel micro USB atau USB Type-C.

Lalu, apa saja indikator yang dapat diperhatikan untuk mengetahui kalau smartphone kamu sudah mendukung fitur Quick Charge? Untuk itu, simak cara mengecek fitur Quick Charge di artikel berikut ini.

Chipset Qualcomm Snapdragon yang mendukung Quick Charge

Untuk mengetahui apakah smartphone kamu sudah mendukung teknologi Quick Charge, kamu dapat melihat seri chipset yang digunakan. Pertama-tama, pastikan bahwa smartphone kamu menggunakan chipset Snapdragon, sebab teknologi Quick Charge hanya ada di chipset Snapdragon buatan Qualcomm.

Untuk mengetahui seri chipset yang ada di dalam smartphone, kamu dapat melihat spek HP di situs resmi, atau mengecek seri chipsetnya dari Settings > About Phone (detail ini dapat bertempat di lokasi yang berbeda, tergantung merek dan tipe HP Android yang kamu pakai).

Setelah mengetahui seri chipset Snapdragon yang digunakan oleh smartphone, selanjutnya kamu dapat mencocokannya dengan daftar chipset Snapdragon berikut yang dibagi berdasarkan generasi Quick Charge, dari 1 sampai 4:

Quick Charge 1:

Snapdragon 600

Quick Charge 2:

Snapdragon 200, 208, 210, 212, 400, 410, 412, 415, 425, 610, 615, 616, 800, 801, 805, 808, 810

Quick Charge 3:

Snapdragon 427, 430, 435, 617, 620, 625, 626, 650, 652, 653, 820, 821

Quick Charge 4:

Snapdragon 630, 636, 660, 835, dan 845

Quick Charge 4+:

Snapdragon 845, 855

Smartphone yang mendukung Quick Charge 2, 3, 4, dan 4+

Quick Charge 2

Asus Transformer T100

Samsung Galaxy S5 (Japan)

Asus Zenfone 2

Samsung Galaxy S6

Asus ZenFone 3

Samsung Galaxy S6 +

Asus ZenFone 3 Ultra

Samsung Galaxy S6 Edge

BlackBerry Priv

Samsung Galaxy S7

Google Nexus 6

Samsung Galaxy S7 Edge

HTC Bolt

Samsung Galaxy S8

HTC Butterfly 2

Samsung Galaxy S8+

HTC Desire Eye

Sony Xperia X

HTC One (M8)

Sony Xperia X Performance

HTC One (M9)

Sony Xperia Z2 (Japan)

KDDI KD08 (MiFi)

Sony Xperia Z2 Tablet

LG G2 Flex 2

Sony Xperia Z3

LG G4

Sony Xperia Z3 Compact

LG V10

Sony Xperia Z3 Tablet

Moto G Turbo Edition

Sony Xperia Z3+

Moto X Force

Sony Xperia Z4

Moto X Pure Edition

Sony Xperia Z4 Tablet

Moto X Style

Sony Xperia Z5

New Moto X by Motorola

Sony Xperia Z5 Compact

Nextbit Robin

Sony Xperia Z5 Premium

Samsung Galaxy A8 (KDDI Japan)

Vivo V3

Samsung Galaxy Note 4

Vivo V3 Max

Samsung Galaxy Note 5

Xiaomi Mi 3

Samsung Galaxy Note Edge

Xiaomi Mi 4

Samsung Galaxy Note 9

Xiaomi Mi 4c

Quick Charge 3

Asus ZenFone 3 Deluxe

LG isai Beat LGV34

Black Shark

LG V20

Black Shark Helo

LG V30

BlackBerry Evolve

Meitu T9

BlackBerry KEYone

Nokia 6 (2018)

BlackBerry KEY2

Nokia 7 (2018)

BlackBerry KEY2 LE

Nokia 8

HP Elite x3

Nubia X

HTC 10

Nubia Z11

HTC One A9

Nubia Z11 Max

HTC U Ultra

Nubia Z11miniS

HTC U11

Sharp Aquos R

HTC U11 life

Sharp Aquos R Compact

HTC U11 Plus

Sharp Aquos Zero

HTC U12+

Smartisan M1

LeEco Le MAX 2

Smartisan M1L

LeEco (LeTV) Le MAX Pro

Smartisan Nuts Pro

LeEco Le Pro 3

Smartisan Nuts Pro 2

Lenovo ZUK Z2 Pro

Sony Xperia XZ

LG G5

Sony Xperia XZ Premium

LG G6

Sony Xperia XZ1

LG G7 Fit

Sony Xperia XZ1 Compact

LG G7 One

Sony Xperia XZ2

Quick Charge 4 dan 4+

AGM X3

Qiku N7 pro

BQ Aquaris X2

Smartisan R1

BQ Aquaris X2 Pro

Xiaomi Mi 8

LG G7 ThinQ*

Xiaomi Mi 8 Explorer Edition

LG V40 ThinQ*

Xiaomi Mi 8 Pro

nubia Z17

Xiaomi Mi A2

nubia Z18

Xiaomi Mi MIX 3

Razer Phone

Xiaomi Poco F1

Razer Phone 2

ZTE AXON Pro 9

Seberapa cepat pengisian daya Quick Charge?

Sampai saat ini, ada 5 varian Quick Charge yang tersedia untuk berbagai chipset Snapdragon. Masing-masing dari generasi Quick Charge ini mengantarkan kecepatan pengisian yang berbeda, berdasarkan perkembangan teknologi dan tahun rilisnya.

Rata-rata smartphone yang baru dirilis, terkecuali lini smartphone flagship, menggunakan teknologi Quick Charge generasi 2, 3, dan baru sedikit saja yang menggunakan Quick Charge generasi 4 atau 4+, sebab usia chipset Snapdragon 845 yang relatif masih baru.

Perbedaan utama dari Quick Charge 3 dan Quick Charge 2 ialah: Quick Charge generasi 3 memiliki voltase pengisian yang jauh lebih tinggi. Dibandingkan dari Quick Charge 2, Quick Charge 3 memiliki kenaikan tegangan sebanyak 66% yang dapat mendongkrak kecepatan pengisian baterai secara drastis, dibandingkan dengan Quick Charge 2.

Quick Charge 3 dapat mengantarkan voltase mulai dari 3.2V sampai 20V. Namun voltase ini dapat berubah-ubah berdasarkan aktivitas yang sedang kamu lakukan di smartphone.

Itulah info seputar cara mengecek dan hal lain terkait teknologi Quick Charge. Sudahkah smartphone kamu mendukung teknologi pengisian daya super cepat ini?

Main Game Android di PC dengan NOX Player

 

Fitur lengkap software Nox App Player

1. Mendukung Android 9.0 Pie Saat Ini
Nox selalu memperbarui emulatornya, yang terbaru saat ini telah mendukung Android 9.0 Pie. Bahkan kebanyakan smartphone terbaru saat ini, hanya mendukung Android 8.1 Oreo, jadinya ini update banget sistemnya.

2. Untuk Game Seperti Mobile Legends atau PUBGM
Cocok banget dipakai apabila kalian mau memainkan game Mobile Legends ataupun PUBG Mobile di Notebook. tidak ada konfigurasi yang perlu kalian lakukan, semua serba otomatis. kalian hanya perlu install, lalu siap main.

3. Tools Lengkap Seperti Fake GPS dan Touch Control
Dukungan Touch Control, kalian dapat memainkan beragam game android dengan memakai mouse dan keyboard. Terdapat pula Fake GPS, apabila kalian mau memainkan game android. Dan beragam fitur lainnya yang canggih.

4. Repository RAM Yang dapat Dikustomisasi
Berapun RAM yang ingin kalian atur untuk emulator kalian, dapat disesuaikan. Jadi misal jika kalian ingin memainkan emulator dan Notebook secara bersamaan, dapat tetap lancar tanpa lagi, karena RAM dibagi secara manual.

5. Dukungan Driver Lengkap Untuk Beragam Notebook dan PC
dapat diinstall untuk semua Notebook dan PC. tidak perlu takut ada hardware yang tidak cocok, hampir semua hardware di dukung oleh Nox Player, bahkan termasuk GPU Nvidia dan AMD. Membuat proses installasi jadi gampang.

5 Keunggulan Nox Player Dibanding Emulator Android Lain
Tentunya Nox Player memiliki saingan sebagai emulator android, contohnya ada Bluestack atau Memu dan masih banyak lagi. Tapi kami tetap merekomendasikan kalian pakai Nox Player, kira-kira apa alasannya?


1. Dapat Memainkan Beragam Game Tanpa Setting

Apapun game yang kalian ingin mainkan, settingan untuk kompabilitas lalu keyboard dan mouse sudah ada konfigurasinya. kalian dapat sesuaikan apabila memang merasa belum nyaman, proses penyesuaiannya juga gampang kok.

2. Mendukung VGA Nvidia dan AMD

tidak semua emulator android mendukung driver GPU Nvidia dan AMD, kebanyakan hanya Intel saja. Dengan dukungan ini, maka dapat dipastikan semua game android kalian berjalan dalam setting tertinggi dan 60 FPS.

3. Repository Resource Yang dapat Diatur Sesuai Kebutuhan

tidak ada ceritanya RAM kalian habis karena pakai emulator android. Di Nox Player, kalian dapat melakukan limitasi. Yang hasilnya kalian dapat melakukan hal lain sambil memainkan emulator android kalian.

4. Fitur-fitur Yang Lengkap Untuk Segala Hal

Nox Player ini cocok untuk beragam hal. Contohnya apabila Youtuber yang butuh fitur recording, sudah siap tinggal pakai. Mau pakai game pad merek Cina, ini juga dapat, tinggal dihubungkan saja.

5. Pilihan Beragam Tema Terbaru Sesuai Mood

Sebetulnya ini tidak ada hubungan dengan performa, tapi membuat kalian semakin nyaman. Fitur ini memungkinkan kalian untuk mengubah-ubah tema sesuai dengan mood kalian. Pilihan temanya sendiri banyak loh.

5 Emulator Android Terbaik Selain Nox App Player

Perlu pakai aplikasi Android di PC? Coba cek rekomendasi 10 emulator Android terbaik dan paling ringan untuk PC dan Notebook di 2019. Tapi bukan berarti kami memaksa kalian untuk memakai Nox App Player, jika kalian memang ingin memakai emulator android yang lain silahkan saja. Ada kok emulator android lain yang sama bagusnya, berikut beberapa pilihannya:

1. Bluestack
tidak dapat dipungkiri, bahwa Bluestack merupakan emulator android terpopuler nomor satu saat ini. Jumlah penggunanya paling banyak, di antara yang lain. Soal fitur pun sejujurnya tidak kalah dengan Nox App Player.

2. Archon
Merupakan emulator yang berbentuk add-on untuk Google Chrome. Jadinya emulator android ini begitu ringan, cocok dipakai untuk Notebook berspesifikasi rendah. Namun jika bicara urusan fitur, termasuk lengkap loh.

3. Bliss
Sebuah emulator android portable, dimana tidak perlu installasi dan dapat kalian masukan ke dalam flashdisk. Cocok apabila kalian suka berganti atau berpindah Notebook. Tinggal colok, maka emulator android ini siap kalian pakai.

4. Remix OS

Sesuai namanya OS (Operating System), merupakan emulator android yang proses installasinya seperti Windows. Nantinya ini akan menjadi sistem operasi dari Notebook atau PC kalian. Keunggulannya emulator dapat maksimal.

5. Android Studio
jika emulator yang satu ini, khusus untuk developer. Dimana tidak tersedia UI (User Interface), jadinya pengguna biasa pastinya akan kebingungan memakai emulator ini. Kelebihannya, kustomisasi sangat luas.

Jenis dan Fitur Android yang Wajib Kalian Tahu
Android adalah salah satu Sistem Operasi smartphone paling populer di dunia. Dan juga serta merebut perhatian banyak produsen ponsel di dunia. Android sudah resmi menjadi sebuah Sistem Operasi terbaru bagi perangkat mobile modern seperti smartphone dan tablet. Semenjak awal kemunculannya, Android telah memiliki banyak versi dengan fitur keunggulannya masing-masing. Hal ini tentu disamping pesaingnya yang sudah lama eksis, seperti Apple iOS, Windows, Blackberry, Symbian dan sebagainya.

Setiap versi Android yang baru muncul pasti selalu disertai dengan nama-nama lucu berbau cemilan yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan karakter robot hijau (Android) ini. Misalnya Cupcake (kue cangkir), Gingerbread (roti jahe), Donat (kue Donat), Honeycomb (sarang madu),  Ice Cream Sandwich (es krim isi), Jelly Bean (Kacang Jeli), Kitkat (coklat keping), Lollipop (permen lolipop), Marshmallow, Naugat, dan belakangan ini juga bakal hadir Android versi baru yakni Oreo. Bahkan, yang lebih uniknya, nama-nama versi android tersebut selalu saja berurutan abjad dari A (Apple Pie), hingga sampai sekarang ini O (Oreo).

Oleh karena itu, maka inilah macam-macam versi Android dari yang pertama.

1. Android 1.0 (Apple Pie)


Android versi pertama ini dirilis pada 23 September 2008 dan hanya dibekali fitur-fitur seperti Play Store, Web Browser, Kamera, Sinkronisasi antara Gmail, Contacts dan Google Agenda. Selain itu, diawal perilisannya, Android juga sudah dibekali aplikasi Google Maps serta dukungan streaming Youtube.

2. Android 1.1 (Banana Bread)


Sistem Operasi android yang rilis selanjutnya adalah Banana Bread, rilis pada bulan Februari 2009. Dan fitur ini juga tidak jauh berbeda dengan versi sebelumnya.

HTC adalah salah satu ponsel Android pertama yang menggunakan versi ini.

3. Android 1.5 (Cupcake)


Rilis pada awal bulan April 2009 dan juga tidak jauh berbeda dengan versi Android sebelumnya. Hanya saja ada fitur tambahan seperti Support Bluetooth A2DP, AVRCP, Soft-keyboard dengan prediksi text dan record/watch videos.

Jenis dan Fitur Android yang Wajib Kalian Tahu

 

4. Android 1.6 (Donut)


Android Donut rilis pada 15 September 2009, dan menbisa fitur tambahan seperti Gesture Framework hingga Turn-by-turn navigation. Selain itu, Android ini juga terlihat lebih sempurna pada waktu itu. Dengan minimnya bug, ditambah lebih lengkapnya fitur-fitur yang disediakan Google.

5. Android 2.0 (Eclair)


Android versi 2.0 bernamakan Eclair dan rilis pada 26 Oktober 2009 silam. Yang selain bluetooth, Android versi ini juga menbisakan fitur multi-touch, Live Wallpaper dan juga flash kamera.

Selain itu, adapun beberapa fitur yang bisa anda nikmati dalam Android versi ini adalah yakni, HTML, Digital zoom, Support Microsoft Exchange, dan pembaharuand UI.

6. Android 2.2 9 (Froyo)


Pada bulan Mei 2010 lalu, Google telah merilis Android versi terbaru pada waktu itu. Yakni adalah Android 2.2 9 (Froyo). Versi ini merupakan salah satu sistem operasi Android yang juga telah disempurnakan, utamanya tentu untuk meningkatkan kecepatan kinerja suatu Android.

Dan berikut ini adalah fitur dan perbaikan yang disediakan oleh Android versi 2.2 9

    Peningkatan Speed
    Implementasi JIT
    USB Tethering
    Aplikasi instalasi untuk perluasan memori
    Support file upload pada the browser
    Animated GIFs

7. Android 2.3 (Gingerbread)


Pada bulan Desember 2010 lalu, Google secara resmi merilis Android versi terbaru, Gingerbread. Yang secara fitur jelas sudah sangat sempurna. Ditambah lagi, Android versi 2.3 ini juga diadopsi oleh salah satu perusahaan Smartphone paling terkenal, yaitu Samsung dengan menanamkan sistem operasi ini dalam ponsel seri Nexus-nya.


Jenis dan Fitur Android yang Wajib Kalian Tahu

 

 8. Android 3.0 – 3.2 6 (Honeycomb)


H, untuk Honeycomb merupakan salah satu sistem operasi Android versi terbaru yang rilis pada bulan Februari 2011 silam. Namun, versi ini lebih ditujukkan untuk Tablet yang mana pada tahun itu sangat laris dipasaran.

Fitur dan perbaikan pada Android versi ini:

    Support Multi core
    Support Tablet lebih baik
    pembaharuand 3D UI
    Layar Utama (homescreens) yang bisa diatur
    Melihat aplikasi yang barusan dibuka
    Menyempurnakan layout keyboard
    Transport protocol untuk Media/Picture
    video chat Google Talk
    Google eBooks
    “Private browsing”
    System-wide Clipboard
    HTTP Live streaming

9. Android 4.0 (Ice Cream Sandwich)


Puncak kematangan Android yakni ketika pada versi ini, yang mana Ice Cream Sandwich rilis pada bulan Oktober 2011 silam. Dan operasi sistem ini mulai bekerja di semua jenis smartphone apapun. Selain bertambahnya fitur-fitur menarik, Ice Cream Sandwich juga merupakan versi Android paling banyak disukai pada waktu itu. Bahkan, Android Ice Cream Sandwich juga dibekali dengan fitur ekstra multitasking dan notifikasi yang lebih banyak.

10. Android 4.1.2 (Jelly Bean)


Jelly Bean rilis pada 9 Juli 2012 lewat konferensi I/O Google. Versi ini merupakan salah satu versi Android yang kerap mendapatkan pembaharuan fitur-fitur yang berguna dan menarik, beberapa halnya adalah seperti memperbaiki rotasi layar, seperti Support resolusi video 4K, Support penulisan huruf Hebrew and Arabic dari kanan ke kiri, dan peningkatan kinerja, sistem keamanan dan masih banyak lainnya.

11. Android 4.4 (Kitkat)


Android versi inilah yang saat ini banyak digunakan oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Kitkat adalah versi Android yang rilis pada 2013 lalu. pada versi ini, Android banyak mendapatkan pembaharuan fitur. Seperti, terdapat fitur Screen recording, untuk merekam kegiatan yang terjadi pada layar smartphone anda, New Translucent system UI, Peningkatan akses notifikasi, System-wide settings untuk closed captioning, Peningkatan kinerja dan masih banyak yang lainnya.

12. Android 5.0 (Lollipop)


Rilis pada tahun 2014, Android yang satu ini lebih banyak menawarkan fitur tambahan untuk menyempurnakan fitur-fitur yang sudah ada. Dan Nexus 6 adalah salah satu ponsel yang paling pertama mencicipi Android versi ini. Selain itu, Google juga lebih menyempurnakan kinerja dari Android Lollipop sendiri.

13. Android 6.0 (Marshmallow)


Android versi 6.0 merupakan salah satu sistem operasi Android yang rilis pada tahun 2015 silam, yang mana banyak membawa pembaharuan. Salah satunya adalah support USB Type-C. Tidak hanya itu saja, Android versi 6 ini serta memberikan fasilitas autentikasi sidik jari dan daya baterai yang lebih meningkat.

14. Android 7.0 (Nougat)


Android Nougat versi 7.0 rilis pada bulan Agustus 2016 silam yang lebih meningkatkan kinerja versi Android sebelumnya. Selain itu, Android Nougat juga mendapatkan banyak fitur-fitur baru yang diantaranya seperti bisa multitasking,  meningkatkan fitur Doze yang dulu telah rilis di Android versi sebelumnya.

Dan inilah beberapa fitur terbaru yang terdapat pada Nougat.

    Support Multi window
    bisa langsung membalas pesan dari jendela atau menu notifikasi.
    Tampilan panel notifikasi dan quick settings yang baru.
    Mode Doze yang ditingkatkan, (Doze Mode 2.0)
    Menu di antara system settings.

15. Android 8.0 (Oreo)


Android versi Oreo rilis pada bulan Agustus 2017 lalu. Tentu saja Android versi ini adalah versi final untuk sekarang ini. Beberapa fitur juga turut diluncurkan Google selaku pihak pengelola. Adapun fitur-fitur tersebut antara lain adalah.

    Android O lebih fokus pada kecepatan dan efisiensi
    Kecepatan Boot up 2X lebih cepat
    Mode Picture in picture lebih flexibel dari Android N
    Aplikasi yang berjalan di latarbelakang lebih diperketat untuk menghemat battery
    Battery lebih tahan lama
    Emoji yang diperbaharui dan lebih banyak



Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.